
12. Mangsa Shada Umurnya 41 hari
12 Mei sampai 21 Juni, dimulai ketika bayangan tubuh manusia pada pukul 12 siang sepanjang 3 pecak (tiga kaki).
Mangsa Mareng (Terang) diakhir Mangsa ini, sebelum memasuki awal kemarau, curah hujan naik lagi, untuk kemudian tidak ada hujan, disebut mangsa bedhidhing, udara terasa dingin di pagi hari. Candranya: tirta sah saking sasana, artinya air hilang dari tempatnya. Sifat mangsanya adalah rontoging taru lata, artinya daun-daun layu karena terik panas matahari. Air mulai berkurang di sumur, hingga banyak orang mulai ngangsu, mengambil air di tempat lain. Pohon jeruk keprok, nanas, alpukat, dan kesemek berbuah. Rajakaya dikandangkan untuk diistirahatkan. Petani selesai memanen padi, kemudian melakukan penjemuran gabah untuk selanjutnya disimpan dalam lumbung, dan selanjutnya ladang sawah akan diolah untuk ditanami palawija.
Mangsa Mareng dibagi tiga: Mareng Pangarep-arep, Mareng Panen dan Mareng Terang. Total usia 88 hari.
Bayi lahir di mangs aini wataknya: welas asih, kemampuannya sedang-sedang saja.
#primbon #pranatamangsa #lukiswayang #herjakaart

No Comments