SIMBOK dan GUNUNG

6. “Ki-sanak para wasu, ternyata apa yang kamu alami tidak berbeda dengan apa yang saya alami” Jawab sang bidadari dengan suara lembut merdu menggetarkan hati para wasu.
“Saya adalah Dewi Ganggawati, dewinya sungai. Ketahuilah, waktu itu saya sedang melaksanakan wajib dharma, meluhurkan Bathara Brahma bersama waranggana yang lain. Tiba-tiba pakaian saya lepas dan terbang dibawa angin. Saya kena kutuk, karena telah membuyarkan kekhusukan sebagian yang hadir. Mungkin pertemuan kita sudah menjadi kehendak Sang Hyang Widi Wasa. Bahwa kamu hanya bisa lahir kembali melalui seorang bidadari, dan saya harus menjalani hidup menjadi wanita biasa, bersuami dan melahirkan. Kini saya bahkan berharap, kita bisa bersama-sama memohon agar saya segera mendapat suami yang dapat memberikan kesempatan untuk melahirkan kalian para wasu dengan berurutan dan segera menyempurnakannya di sungai Gangga.”
Begetar hati sang wasu tersentuh jawaban bijak Sang Bidadari.

No Comments

    Leave a Reply