Memilih Hari Wuku (2)

Pawukon adalah Zodiak Nusantara, yang mempunyai 30 Wuku. Umur dari masing-masing wuku 7 hari. Mulai dari hari Minggu sampai dengan hari Sabtu. Dengan demikian satu siklus Pawukon membutuhkan waktu 7 hari X 30 (jumlah wuku) = 210 hari.

Sistem Pawukon disusun dari tiga macam system hari, yaitu:

  1. Pancawara : panca = lima, wara = hari, system lima hari yang disebut Pasaran, karena mengatur kapan dan di mana pasar digelar:
  2. Legi pasar digelar di sebelah timur pusat kota.
  3. Paing pasar digelar di sebelah selatan pusat kota
  4. Pon pasar digelar di sebelah barat pusat kota
  5. Wage pasar digelar di sebelah utara pusat kota
  6. Kliwon pasar digelar di tengah pusat kota

Hal tersebut dimaksudkan untuk pemerataan perekonomian rakyat.

  • Sadwara : Sad = enam, wara = hari, system enam hari yang disebut ringkel (apes) atau Paringkelan, dengan perincian sebagai berikut:
  • Tungle, ringkel Godong atau daun = hari yang menjadi pantangan bagi segala aktivitas yang berhubungan dengan daun, dedaunan.
  • Haryang ringkel Jalmo atau manusia = hari yang menjadi pantanga bagi segala yang berhubungan dengan profesi manusia.
  • Wurukung, ringkel Sato atau ternak = hari yang menjadi pantangan bagi segala aktivitas yang berhubungan dengan ternak
  • Paningron, ringkel iwak atau ikan = hari yang menjadi pantangan bagi segala aktivitas yang berhubungan dengan ikan
  • Uwas, ringkel manuk atau unggas = hari yang menjadi pantangan bagi segala aktivitas yang berhubungan dengan unggas
  • Mawulu, ringkel winih atau benih = hari yang menjadi pantangan bagi segala aktivitas yang berhubungan dengan benih.
  • Saptawra: sapta = tujuh, wara = hari, system tujuh hari yang disebut Padinan, dengan memakai nama benda-benda langit yaitu:
  • Minggu, Aditya = matahari
  • Senin, Soma = Rembulan,
  • Selasa, Anggara = planet Mars
  • Rabu, Budha = planet Mercurius
  • Kamis, Wrhaspati = Planet Yupiter
  • Jumat, Sukra = Planet Venus
  • Sabtu, Saniscara = Planet Saturnus

Siklus Pawukon selama 210 hari tersebut dibentuk oleh Sistem hari: Pancawara, Sadwara dan Saptawara. Ketika siklus Pawukon dimulai dari Wuku Sinta (wuku pertama) maka akan diikuti oleh: Minggu (hari pertama Saptawara) Tungle (hari pertama Sadwara) dan Pahing (hari pertama pancawara).

Jadi konkritnya siklus Pawukon dimulai dengan Wuku Sinta, Minggu, Pahing, Tungle. Untuk kembali lagi pada posisi Wuku Sinta Minggu Pahing Tungle, membutuhkan waktu 210 hari.

Pada hari ini : Minggu Paing Paningron, 19 Juli 2026 sampai dengan Sabtu Pon Paningron 25 Juli 2026 masuk dalam Siklus Wuku Pahang, Wuku nomor 16.

Dalam satu minggu ini masuk ringkel (apes) Paningron atau ikan. Tidak baik melakukan perihal yang berhubungan dengan ikan. Jabung Kala berada di Selatan menghadap ke utara. Jangan menuju bersemayamnya Jabung Kala.

Jabung Kala adalah suatu halangan yang digambarkan Raksasa menakutkan yang berpindah-pindah tempat setiap minggu, mengikuti siklus wuku.

Minggu Paing, 19 Juli disarankan tidak bepergian, kurang baik.

Senin Pon, 20 Juli tidak baik untuk bepergian,

Selasa Wage, 21 Juli sangat disarankan tidak bepergian dulu

Rabu Kliwon, 22 Juli baik untuk melakukan pekerjaan dan selamat untuk bepergian.

Kemis Legi, 23 Juli baik untuk melakukan pekerjaan yang berhubungan dengan unggas.

Jumat Paing, 24 Juli lebih baik di rumah saja

Sabtu Pon, 25 Juli selamat dan sembuh untuk mengobati atau berobat dari segala macam penyakit.

(herjaka HS)

No Comments

    Leave a Reply