Primbon, Waktu Wuku

Waktu Wuku Minggu ini:

Pawukon, atau zodiac Nusantara terdiri 30 Wuku, yaitu: 1. Wuku Sinta, 2. Wuku Landep, 3. Wuku Wukir, 4. Wuku Kurantil, 5. Wuku Tolu, 6. Wuku Gumbreg, 7. Wuku Warigalit, 8. Wuku Warigagung, 9. Wuku Julungwangi, 10. Wuku Sungsang, 11. Wuku Galungan, 12. Wuku Kuningan, 13. Wuku Langkir, 14. Wuku Mandasiya, 15. Wuku Julungpujud, 16. Wuku Pahang, 17. Wuku Kuruwelut, 18. Marakeh, 19. Wuku Tambir, 20. Wuku Medangkungan, 21. Wuku Maktal, 22. Wuku Wuye, 23. Wuku Manahil, 24, Wuku Prangbakat, 25. Wuku Bala, 26. Wuku Wugu, 27. Wuku Wayang, 28. Wuku  Kulawu, 29. Wuku Dukut, 30. Wuku Watugunung.

Ciri dan Watak dari masing-masing wuku telah dipublish website herjaka.com.

Umur dari masing-masing wuku lamanya 7 hari. Mulai dari hari Minggu sampai dengan hari Sabtu. Dengan demikian satu siklus Pawukon membutuhkan waktu 7 hari X 30 (jumlah wuku) = 210 hari.

Sistem Pawukon disusun dari tiga macam system hari, yaitu:

  1. Pancawara : panca = lima, wara = hari, system lima hari yang disebut Pasaran, karena mengatur kapan dan di mana pasar digelar:
  2. Legi pasar digelar di sebelah timur pusat kota.
  3. Paing pasar digelar di sebelah selatan pusat kota
  4. Pon pasar digelar di sebelah barat pusat kota
  5. Wage pasar digelar di sebelah utara pusat kota
  6. Kliwon pasar digelar di tengah pusat kota

Hal tersebut dimaksudkan untuk pemerataan perekonomian rakyat.

  • Sadwara : Sad = enam, wara = hari, system enam hari yang disebut ringkel (apes) atau Paringkelan, dengan perincian sebagai berikut:
  • Tungle, ringkel Godong atau daun = hari yang menjadi pantangan bagi segala aktivitas yang berhubungan dengan daun, dedaunan.
  • Haryang ringkel Jalmo atau manusia = hari yang menjadi pantanga bagi segala yang berhubungan dengan profesi manusia.
  • Wurukung, ringkel Sato atau ternak = hari yang menjadi pantangan bagi segala aktivitas yang berhubungan dengan ternak
  • Paningron, ringkel iwak atau ikan = hari yang menjadi pantangan bagi segala aktivitas yang berhubungan dengan ikan
  • Uwas, ringkel manuk atau unggas = hari yang menjadi pantangan bagi segala aktivitas yang berhubungan dengan unggas
  • Mawulu, ringkel winih atau benih = hari yang menjadi pantangan bagi segala aktivitas yang berhubungan dengan benih.
  • Saptawra: sapta = tujuh, wara = hari, system tujuh hari yang disebut Padinan, dengan memakai nama benda-benda langit yaitu:
  • Minggu, Aditya = matahari
  • Senin, Soma = Rembulan,
  • Selasa, Anggara = planet Mars
  • Rabu, Budha = planet Mercurius
  • Kamis, Wrhaspati = Planet Yupiter
  • Jumat, Sukra = Planet Venus
  • Sabtu, Saniscara = Planet Saturnus

Siklus Pawukon selama 210 hari tersebut dibentuk oleh Sistem hari: Pancawara, Sadwara dan Saptawara. Ketika siklus Pawukon dimulai dari Wuku Sinta (wuku pertama) maka akan diikuti oleh: Minggu (hari pertama Saptawara) Tungle (hari pertama Sadwara) dan Pahing (hari pertama pancawara).

Jadi konkritnya siklus Pawukon dimulai dengan Wuku Sinta, Minggu, Pahing, Tungle. Untuk kembali lagi pada posisi Wuku Sinta Minggu Pahing Tungle, membutuhkan waktu 210 hari.

Pada hari ini : Minggu Kliwon Wurukung, 12 Juli 2026 sampai dengan Sabtu Legi  Wurukung 18 Juli 2026 masuk dalam Siklus Wuku Julungpujud, Wuku nomor 15.

Dalam satu minggu ini masuk ringkel (apes) Wurukung atau ternak. Tidak baik melakukan perihal yang berhubungan dengan ternak. Jabung Kala berada di Baratlaut menghadap ke Tenggara. Jangan menuju bersemayamnya Jabung Kala.

Jabung Kala adalah suatu halangan yang digambarkan Raksasa menakutkan yang berpindah-pindah tempat setiap minggu, mengikuti siklus wuku.

Kamis Wage kurang baik melakukan berbagai pekerjaan,

Jumat Kliwon tidak baik untuk berpergian.  

(herjaka HS)

No Comments

    Leave a Reply