{"id":46,"date":"2019-03-15T06:58:00","date_gmt":"2019-03-15T06:58:00","guid":{"rendered":"http:\/\/herjaka.com\/?p=46"},"modified":"2021-04-05T16:29:50","modified_gmt":"2021-04-05T16:29:50","slug":"gonjang-ganjing-kesetiaan-15","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/herjaka.com\/?p=46","title":{"rendered":"Gonjang-Ganjing Kesetiaan 15"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1025\" height=\"656\" src=\"http:\/\/herjaka.com\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/15-Kesetiaan.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-585\" srcset=\"https:\/\/herjaka.com\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/15-Kesetiaan.jpg 1025w, https:\/\/herjaka.com\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/15-Kesetiaan-300x192.jpg 300w, https:\/\/herjaka.com\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/15-Kesetiaan-768x492.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1025px) 100vw, 1025px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Sawitri Oh Sawitri&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><em>herjaka HS<\/em><\/p>\n\n\n\n<p><strong>(15) Tiga Anugerah<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Sawitri tidak mau kehilangan langkah. Ia segera mengikuti Hyang Yama. Mengetahui bahwa dirinya dibuntuti, Hyang Yama berhenti untuk kemudian membalikkan badannya. Dipandanginya Sawitri yang berlutut menyembah dirinya dalam-dalam.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cMengapa engkau mengikuti aku?\u201d tanya Hyang Yama kepada Sawitri.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cAmpun, Hyang Yama, hamba mengikuti Setiawan.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cIa sudah berbadan roh, tidak dapat lagi bersatu denganmu.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cJika demikian, bawalah rohku serta, supaya aku dapat menjadi satu dengan roh Setiawan.\u201d&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cMengapa demikian?\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKarena&nbsp; aku sudah berjanji sehidup semati dengan Setiawan.\u201d&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cTidak bisa demikian Sawitri, belum waktunya engkau mati.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cTetapi, bukankah Hyang Yama juga berkuasa menentukan saatnya? Aku ingin mati sekarang. Cabutlah nyawaku dan satukanlah dengan nyawa Setiawan.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSawitri, engkau masih mempunyai tugas di dunia ini, untuk itu engkau tidak boleh mati sekarang.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cBenar, Hyang Yama. Aku memang mempunyai tiga tugas utama yang hingga kini belum aku rampungkan. Tetapi tanpa Setiawan mana mungkin aku wujudkan.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cHe he he,&nbsp; Sawitri, percayalah padaku. Katakanlah tiga tugas yang ingin kau wujudkan, aku berjanji akan mewujudkannya.\u201d &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; \u201cBenarkah Hyang Yama\u201d&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSekali bersabda tidak mungkin aku mencabutnya. Katakan, Sawitri.\u201d&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cTerimakasih atas belas kasih Hyang Yama. Perlu menjadikan periksa Hyang Yama, sejak mengawali hidup berumah tangga aku dan Setiawan telah sepakat untuk mewujudkan tiga hal.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSebutkan tiga permintaan itu Sawitri.\u201d&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cYang pertama, kami menginginkan kesembuhan Begawan Jumatsena\u201d&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cBagus, Sawitri, engkau memikirkan orang lain. Lihatlah, saat ini juga mertuamu sembuh!\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Tiba-tiba langit yang tanpa mendung itu menggelegar, tanda bahwa mukjizat benar-benar terjadi.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cJagat Dewa Batara, puji syukur, Hyang Yama.\u201d&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sawitri percaya penuh bahwa sabda Hyang Yama benar-benar terjadi. Saat itu juga Prabu Jumatsena telah disembuhkan dari kebutaannya.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201c Lalu apa keinginanmu yang kedua\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKami menginginkan kembalinya kerajaan Arga Kenanga.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cLihatlah, Sawitri, saat ini juga mertuamu kembali menjadi raja. Musuhnya telah menyerahkan kembali kerajaan Arga Kenanga.\u201d&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sekali lagi, suara guntur menggelegar berkepanjangan pada siang hari yang terik itu ke seluruh wilayah Arga Kenanga.<\/p>\n\n\n\n<p>Sawitri sangat terharu dengan peristiwa luar biasa itu. Matanya mulai basah oleh air mata. Dalam hati ia berkata, siapakah aku ini, hingga menerima belas kasih yang begitu besar? Tangan Sawitri meraih jubah Hyang Yama yang berdiri didepannya, untuk dicium berkali-kali.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSatu keinginan lagi, Sawitri, aku akan mewujudkannya, asalkan jangan meminta hidupnya kembali Setiawan.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;\u201cBaiklah Hyang Yama, saya tidak akan menginginkan hidupnya Setiawan. Keinginan kami yang ketiga adalah anak.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cMaksudmu?\u201d&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSetelah mertua saya sembuh dan kembali menjadi raja, keinginan saya selanjutnya adalah melahirkan anak\u201d&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cAku kabulkan, Sawitri! Engkau akan melahirkan anak.\u201d&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Selesai bersabda demikian, Hyang Yama membalikkan badan, mengayunkan kakinya hendak meninggalkan Sawitri dengan membawa nyawa Setiawan. Namun Sawitri dengan cepat beringsut berdiri dan menghadang langkah Hyang Yama. &nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSawitri bukankah tidak ada permohonan yang keempat?\u201d&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cTidak, Hyang Yama,\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cMengapa engkau menghentikan langkahku?\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>\u201dAmpun, Hyang Yama, kembali pada permohonan ketiga. Bagaimana saya dapat mempunyai anak jika Setiawan suamiku&nbsp; telah mati?\u201d<\/p>\n\n\n\n<p><strong>(bersambung)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-verse\"><em><em>\"Hyang Yama, bagaimana aku bisa mempunyai anak jika nyawa Setiawan suamiku engkau cabut?\"<\/em>\n<em>oil on canvas 100 x 150cm, lukisan herjaka HS 2016\u00a0<\/em><\/em><\/pre>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-text-color has-background has-sitka-accent-background-color has-sitka-accent-color\"\/>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sawitri Oh Sawitri&nbsp; herjaka HS (15) Tiga Anugerah Sawitri tidak mau kehilangan langkah. Ia segera mengikuti Hyang Yama. Mengetahui bahwa dirinya dibuntuti, Hyang Yama berhenti untuk kemudian membalikkan badannya. Dipandanginya Sawitri yang berlutut menyembah dirinya dalam-dalam.&nbsp; \u201cMengapa engkau mengikuti aku?\u201d tanya Hyang Yama kepada Sawitri. \u201cAmpun, Hyang Yama, hamba mengikuti Setiawan.\u201d \u201cIa sudah berbadan roh, tidak dapat lagi bersatu denganmu.\u201d \u201cJika demikian, bawalah rohku serta, supaya aku dapat menjadi satu dengan roh Setiawan.\u201d&nbsp; \u201cMengapa demikian?\u201d \u201cKarena&nbsp; aku sudah berjanji sehidup semati dengan Setiawan.\u201d&nbsp; \u201cTidak bisa demikian Sawitri, belum waktunya engkau mati.\u201d \u201cTetapi, bukankah Hyang Yama juga berkuasa menentukan saatnya? Aku ingin mati sekarang. Cabutlah nyawaku dan satukanlah dengan nyawa Setiawan.\u201d \u201cSawitri, engkau masih mempunyai tugas di dunia ini, untuk itu engkau tidak boleh mati sekarang.\u201d \u201cBenar, Hyang Yama. Aku memang mempunyai tiga tugas utama yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":585,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[],"tags":[34],"class_list":["post-46","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","tag-kesetiaan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/herjaka.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/46","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/herjaka.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/herjaka.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/herjaka.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/herjaka.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=46"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/herjaka.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/46\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":586,"href":"https:\/\/herjaka.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/46\/revisions\/586"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/herjaka.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/585"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/herjaka.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=46"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/herjaka.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=46"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/herjaka.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=46"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}