{"id":2255,"date":"2026-07-18T13:50:42","date_gmt":"2026-07-18T13:50:42","guid":{"rendered":"https:\/\/herjaka.com\/?p=2255"},"modified":"2026-07-18T13:52:20","modified_gmt":"2026-07-18T13:52:20","slug":"memilih-hari-wuku","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/herjaka.com\/?p=2255","title":{"rendered":"Memilih Hari Wuku (2)"},"content":{"rendered":"\n<div class=\"wp-block-group is-vertical is-layout-flex wp-container-core-group-is-layout-8cf370e7 wp-block-group-is-layout-flex\">\n<p>Pawukon adalah Zodiak Nusantara, yang mempunyai 30 Wuku. Umur dari masing-masing wuku 7 hari. Mulai dari hari Minggu sampai dengan hari Sabtu. Dengan demikian satu siklus Pawukon membutuhkan waktu 7 hari X 30 (jumlah wuku) = 210 hari.<\/p>\n\n\n\n<p>Sistem Pawukon disusun dari tiga macam system hari, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ol style=\"list-style-type:upper-alpha\" class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Pancawara<\/strong> : <strong>panca <\/strong>= lima, <strong>wara <\/strong>= hari, system lima hari yang disebut <strong>Pasaran<\/strong>, karena mengatur kapan dan di mana pasar digelar:<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Legi<\/strong> pasar digelar di sebelah timur pusat kota.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Paing <\/strong>pasar digelar di sebelah selatan pusat kota<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pon <\/strong>pasar digelar di sebelah barat pusat kota<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Wage <\/strong>pasar digelar di sebelah utara pusat kota<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kliwon <\/strong>pasar digelar di tengah pusat kota<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Hal tersebut dimaksudkan untuk pemerataan perekonomian rakyat.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Sadwara <\/strong>: <strong>Sad<\/strong> = enam<strong>, wara<\/strong> = hari, system enam hari yang disebut <strong>ringkel<\/strong> (apes) atau <strong>Paringkelan<\/strong>, dengan perincian sebagai berikut:<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Tungle<\/strong>, ringkel <strong>Godong<\/strong> atau daun = hari yang menjadi pantangan bagi segala aktivitas yang berhubungan dengan daun, dedaunan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Haryang<\/strong> ringkel <strong>Jalmo<\/strong> atau manusia = hari yang menjadi pantanga bagi segala yang berhubungan dengan profesi manusia.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Wurukung<\/strong>, ringkel <strong>Sato<\/strong> atau ternak = hari yang menjadi pantangan bagi segala aktivitas yang berhubungan dengan ternak<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Paningron<\/strong>, ringkel <strong>iwak<\/strong> atau ikan = hari yang menjadi pantangan bagi segala aktivitas yang berhubungan dengan ikan<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Uwas<\/strong>, ringkel <strong>manuk<\/strong> atau unggas = hari yang menjadi pantangan bagi segala aktivitas yang berhubungan dengan unggas<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Mawulu<\/strong>, ringkel <strong>winih <\/strong>atau benih = hari yang menjadi pantangan bagi segala aktivitas yang berhubungan dengan benih.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Saptawra: sapta = tujuh, wara = hari, system tujuh hari yang disebut Padinan, dengan memakai nama benda-benda langit yaitu:<\/li>\n\n\n\n<li>Minggu, <strong>Aditya<\/strong> = matahari<\/li>\n\n\n\n<li>Senin, <strong>Soma<\/strong> = Rembulan,<\/li>\n\n\n\n<li>Selasa, <strong>Anggara<\/strong> = planet Mars<\/li>\n\n\n\n<li>Rabu, <strong>Budha<\/strong> = planet Mercurius<\/li>\n\n\n\n<li>Kamis, <strong>Wrhaspati<\/strong> = Planet Yupiter<\/li>\n\n\n\n<li>Jumat, <strong>Sukra<\/strong> = Planet Venus<\/li>\n\n\n\n<li>Sabtu, <strong>Saniscara<\/strong> = Planet Saturnus<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Siklus Pawukon selama 210 hari tersebut dibentuk oleh Sistem hari: Pancawara, Sadwara dan Saptawara. Ketika siklus Pawukon dimulai dari Wuku Sinta (wuku pertama) maka akan diikuti oleh: Minggu (hari pertama Saptawara) Tungle (hari pertama Sadwara) dan Pahing (hari pertama pancawara).<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi konkritnya siklus Pawukon dimulai dengan <strong>Wuku Sinta, Minggu, Pahing, Tungle<\/strong>. Untuk kembali lagi pada posisi <strong>Wuku Sinta Minggu Pahing Tungle<\/strong>, membutuhkan waktu 210 hari.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada hari ini : <strong>Minggu Paing Paningron<\/strong>, 19 Juli 2026 sampai dengan <strong>Sabtu Pon Paningron<\/strong> 25 Juli 2026 masuk dalam Siklus <strong>Wuku Pahang<\/strong>, Wuku nomor 16.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam satu minggu ini masuk <strong>ringkel<\/strong> (apes) <strong>Paningron<\/strong> atau ikan. Tidak baik melakukan perihal yang berhubungan dengan ikan. Jabung Kala berada di Selatan menghadap ke utara. Jangan menuju bersemayamnya Jabung Kala.<\/p>\n\n\n\n<p>Jabung Kala adalah suatu halangan yang digambarkan Raksasa menakutkan yang berpindah-pindah tempat setiap minggu, mengikuti siklus wuku.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Minggu Paing<\/strong>, 19 Juli disarankan tidak bepergian, kurang baik.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Senin Pon,<\/strong> 20 Juli tidak baik untuk bepergian,<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Selasa Wage<\/strong>, 21 Juli sangat disarankan tidak bepergian dulu<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Rabu Kliwon<\/strong>, 22 Juli baik untuk melakukan pekerjaan dan selamat untuk bepergian.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Kemis Legi<\/strong>, 23 Juli baik untuk melakukan pekerjaan yang berhubungan dengan unggas.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Jumat Paing<\/strong>, 24 Juli lebih baik di rumah saja<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Sabtu Pon<\/strong>, 25 Juli selamat dan sembuh untuk mengobati atau berobat dari segala macam penyakit.<\/p>\n\n\n\n<p><em>(herjaka HS)<\/em><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pawukon adalah Zodiak Nusantara, yang mempunyai 30 Wuku. Umur dari masing-masing wuku 7 hari. Mulai dari hari Minggu sampai dengan hari Sabtu. Dengan demikian satu siklus Pawukon membutuhkan waktu 7 hari X 30 (jumlah wuku) = 210 hari. Sistem Pawukon disusun dari tiga macam system hari, yaitu: Hal tersebut dimaksudkan untuk pemerataan perekonomian rakyat. Siklus Pawukon selama 210 hari tersebut dibentuk oleh Sistem hari: Pancawara, Sadwara dan Saptawara. Ketika siklus Pawukon dimulai dari Wuku Sinta (wuku pertama) maka akan diikuti oleh: Minggu (hari pertama Saptawara) Tungle (hari pertama Sadwara) dan Pahing (hari pertama pancawara). Jadi konkritnya siklus Pawukon dimulai dengan Wuku Sinta, Minggu, Pahing, Tungle. Untuk kembali lagi pada posisi Wuku Sinta Minggu Pahing Tungle, membutuhkan waktu 210 hari. Pada hari ini : Minggu Paing Paningron, 19 Juli 2026 sampai dengan Sabtu Pon Paningron 25 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-2255","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/herjaka.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2255","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/herjaka.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/herjaka.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/herjaka.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/herjaka.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2255"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/herjaka.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2255\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2257,"href":"https:\/\/herjaka.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2255\/revisions\/2257"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/herjaka.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2255"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/herjaka.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2255"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/herjaka.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2255"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}