{"id":1749,"date":"2024-06-12T10:54:05","date_gmt":"2024-06-12T10:54:05","guid":{"rendered":"https:\/\/herjaka.com\/?p=1749"},"modified":"2024-06-12T10:54:07","modified_gmt":"2024-06-12T10:54:07","slug":"11-empat-saudara-bayi","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/herjaka.com\/?p=1749","title":{"rendered":"11. Empat Saudara Bayi"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"430\" src=\"https:\/\/herjaka.com\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Empat-Saudara.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1750\" srcset=\"http:\/\/herjaka.com\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Empat-Saudara.jpg 700w, http:\/\/herjaka.com\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Empat-Saudara-300x184.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Empat Saudara Bayi.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Usia sepasar atau lima hari tali pusar akan lepas (puput), sekaligus menandai bahwa&nbsp; rangkaian proses kelahiran telah selesai. Air Ketuban, Plasenta, Darah, Tali Puser adalah empat elemen penting yang mengawal, membersamai serta menyelesaikan kelahiran bayi. Oleh karena perannya, keempat elemen tersebut diangkat sebagai saudara untuk membersamai dalam perjalanan serta pertumbuhan bayi &nbsp;yang adalah Roh Allah atau Sang Pancer di dunia, serta diberi nama; Kakang Kawah, Adi Ari-ari, Kakang Mbarep, Adi Wuragil.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada usia Selapan atau 35 Hari, dihitung dari saat hari serta pasaran kelahiran atau weton, akan jatuh pada hari dan pasaran yang sama saat kelahiran. Misalkan lahir hari Kamis pasaran Pon, maka 35 hari kemudian akan jatuh pada Kamis Pon. Pada Selapan, secara formal bayi diberi nama dengan sebuah upacara yang dinamakan Selapanan.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut&nbsp; tradisi&nbsp; leluhur, nama adalah \u2018pusaka asma,\u2019 karena di dalam untaian nama terkandung arti dan mantra doa yang terus menerus didaraskan mengiring hidup dan kehidupan si bayi tersebut.&nbsp; Oleh karenanya pemberian nama perlu dihitung dan diberi arti.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya bayi tersebut lahir pada <strong>Kamis Pon<\/strong>. Kamis itu angkanya 8, Pon angkanya 7, dijumlah <strong>15<\/strong>. Nama yang pas dapat dicari dari jumlah nama yang jika digabung dengan angka weton habis dibagi 5. Misalkan diberi nama : <strong>Sekar Palupi<\/strong> artinya bunganya teladan. Sekar Palupi dari huruf dasar: Sa- Ka &nbsp;Pa \u2013 La \u2013 Pa. Cara menghitungnya berdasarkan huruf Jawa.<\/p>\n\n\n\n<p>Ha = 1, Na = 2, Ca = 3, ra = 4, ka = 5.<\/p>\n\n\n\n<p>Da = 6, Ta = 7,&nbsp; Sa = 8, Wa = 9, La =10\u2019<\/p>\n\n\n\n<p>Pa = 11, Dha = 12, Ja = 13, Ya = 14, Nya = 15.<\/p>\n\n\n\n<p>Ma = 16, Ga = 17, Ba = 18, Tha = 19, Nga = 20<\/p>\n\n\n\n<p>(Sa = 8) + (Ka = 5) + (Pa = 11) + (la = 10) + (Pa = 11)<\/p>\n\n\n\n<p>jumlah <strong>45<\/strong> ditambah jumlah weton Kamis Pon 15 = <strong>60<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>bilangan 60 habis dibagi 5. &nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Artinya nama Sekar Palupi pas dan baik bagi bayi Perempuan yang lahir pada hari Kamis dan pasaran Pon. <em>(herjaka HS)<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Empat Saudara Bayi. Usia sepasar atau lima hari tali pusar akan lepas (puput), sekaligus menandai bahwa&nbsp; rangkaian proses kelahiran telah selesai. Air Ketuban, Plasenta, Darah, Tali Puser adalah empat elemen penting yang mengawal, membersamai serta menyelesaikan kelahiran bayi. Oleh karena perannya, keempat elemen tersebut diangkat sebagai saudara untuk membersamai dalam perjalanan serta pertumbuhan bayi &nbsp;yang adalah Roh Allah atau Sang Pancer di dunia, serta diberi nama; Kakang Kawah, Adi Ari-ari, Kakang Mbarep, Adi Wuragil. Pada usia Selapan atau 35 Hari, dihitung dari saat hari serta pasaran kelahiran atau weton, akan jatuh pada hari dan pasaran yang sama saat kelahiran. Misalkan lahir hari Kamis pasaran Pon, maka 35 hari kemudian akan jatuh pada Kamis Pon. Pada Selapan, secara formal bayi diberi nama dengan sebuah upacara yang dinamakan Selapanan. Menurut&nbsp; tradisi&nbsp; leluhur, nama adalah \u2018pusaka asma,\u2019 karena [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1750,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-1749","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/herjaka.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1749","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/herjaka.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/herjaka.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/herjaka.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/herjaka.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1749"}],"version-history":[{"count":1,"href":"http:\/\/herjaka.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1749\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1751,"href":"http:\/\/herjaka.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1749\/revisions\/1751"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/herjaka.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1750"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/herjaka.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1749"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/herjaka.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1749"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/herjaka.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1749"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}