Dewabrata Lahir

7. “Dhuh Sang Dewi yang luhur budi, kami juga merasakan bahwa penderitaan seorang bidadari yang kena kutuk, lebih berat dari pada penderitaan kami para wasu yang kena kutuk.”
Sang wasu diam sejenak, melirik kelembutan wajah Dewi Ganggawati, untuk kemudian melanjutkan kata-katanya.
“Betapa mulianya hati Sang Dewi. Dalam penderitaannya yang dalam, Sang Dewi masih mampu melihat dan bersedia menolong penderitaan orang lain. Jika nanti kami ke-delapan wasu sudah dilahirkan kami mohon segera ditenggelamkandi sunagai Gangga. Karena kami sangat takut hidup di dunia yang penuh sakit dan derita. Sebagai wujud rasa terimakasih, kami berjanji untuk memberikan masing-masing umur kami kepada  anak sang dewi yang lahir pada urutan ke-sembilan, sehingga anak tersebut berumur sangat panjang.   









No Comments

    Leave a Reply